Avatar

Howdy, Stranger!

It looks like you're new here. If you want to get involved, click one of these buttons!

Badges

5 Likes10 CommentsName DropperFirst Comment

SanW

About Me

Hello, salam kenal. Nama saya San C. Wirakusuma (panggilan akrabnya adalah San-San). Saya memiliki seorang putri yang terdiagnosa memiliki gangguan pendengaran sangat berat di usia 6 bulan. Gangguan pendengarannya adalah disebabkan oleh virus CMV yang terinfeksi saat usia kandungan saya memasuki trisemester ketiga. Gwen, putri saya, menggunakan ABD sejak usia 9 bulan. Dan karena ia tidak terbantu sama sekali dengan ABD, maka akhirnya ia di implant di usia 18 bulan di Hong Kong. Gwen menjalankan terapi AVT (Auditory Verbal Therapy) sejak usia 11 bulan saat ia masih memakai ABD. Stimulasi pendengaran di klinik terapi, rumah dan di lingkungan sehari-hari sangatlah penting untuk perkembangan pendengaran, wicara dan bahasa Gwen. Setelah implant, terapi AVT tetap dijalankan secara regular sampai ia mencapai usia 5.5 tahun. Gwen kemudian mendapatkan implant kedua di telinga kirinya di usia 12 tahun. Setelah implant kedua, Gwen harus kembali belajar mendengar menggunakan metode AVT sampai ia mampu mendengar, mendengarkan dan memproses bunyi, suara dan bahasa menggunakan telinga kirinya. Sekarang Gwen berusia 17 tahun. Dia bersekolah di sekolah umum Jakarta Intercultural School (JIS) sejak TK A. Berkat implant koklea dan kemampuan mendengar dan berkomunikasinya, Gwen mampu mengikuti pelajaran di sekolah dan bersosialisasi dengan teman-temannya tanpa kendala sama sekali. Kami sebagai orang tua Gwen, sangat bangga dengan kemampuan dan kegigihan Gwen yang membuat ia sama seperti teman-temannya yang memiliki pendengaran normal. Dan di beberapa bidang pelajaran, Gwen justru diatas teman-temannya. Kisah saya dan Gwen bisa diikuti dalam memoir saya, “I can (not) Hear” – perjalanan seorang anak tuna rungu menuju dunia mendengar, yang terbit tahun 2009. Berikut adalah uraian dalam buku tersebut: Diam-diam, saya pernah berharap, seandainya saja Tuhan memberi anak dengan menyertakan buku manual, sepertinya hidup akan lebih mudah. Gwendolyne adalah putri pertama saya dan John. Harus saya akui, sebagai seorang ibu baru, saya clueless – tidak tahu apa-apa. Apalagi, ketika kemudian saya mendapati kenyataan bahwa Gwen memiliki gangguan pendengaran. Dengan harapan tersisa di dada, saya mendekap Gwen erat-erat dan membawanya pergi ke arah yang benar-benar berbeda. Saya ingin Gwen seperti layaknya manusia tanpa gangguan pendengaran. Dan, semustahil apa pun itu kedengarannya, harapan di dalam diri saya menolak untuk menyerah. Inilah awal perjalanan hidup yang tak pernah diduga-duga. Kata-kata bijak itu memang benar, kehadiran seorang anak lambat laun akan memengaruhi seluruh anggota keluarga. Dan, Gwen tanpa sadar, baru saja mengajarkan ayah-ibunya tentang satu hal: jika keajaiban tak kunjung datang, berarti tugas kitalah untuk mencari sendiri dan memperjuangkannya….

About

Username
SanW
Joined
Visits
54
Last Active
Roles
Member, Mentor
Points
28
Badges
4

Mentor Information

My favorite thing about my AB Cochlear implant is
Implan koklea AB yang dimiliki Gwen bukan hanya memberikan dia pendengaran. Tetapi implant kohlea AB memiliki keunggulan-keunggulan teknologi yang sangat membantu dia dalam mendengar di rumah, sekolah, maupun di lingkungan sehari-hari. Keunggulan-keunggulan tersebut adalah: - Hires 90K yang memiliki 120 channel membuat Gwen lebih senang dan bisa menikmati music dan lagu. - Clear voice: Gwen mampu berinteraksi, berkomunikasi dan bersosialisasi dengan teman-temannya. - Neptune processor: Air dan hujan bukan lagi merupakan kendala dalam aktifitas Gwen. Karena prosesor yang ‘waterproof’ mengizinkan ia untuk mengikuti aktifitas berenang, menyelam dan rafting bersama teman-temannya.
With my AB cochlear implant, I can
Kami sangat berterima kasih dengan adanya implant koklea. Tiada batasan yang bisa dicapai dengan implant koklea tersebut, selama kita mengikuti semua prosedur yang harus dilakukan pasca-implan, yaitu: habilitasi mendengar, mapping dan stimulasi pendengaran di rumah secara konsisten. Dengan implant koklea, Gwen mampu mendengar, mendengarkan, berkomunikasi, berbincang dengan siapa saja dan dimana saja dan juga melakukan aktifitas-aktifitas layaknya anak-anak pendengaran normal lainnya dan mencapai potensi sepenuhnya. Di sekolah, dia mampu mengikuti pelajaran dan penjelasan guru-gurunya dengan sangat baik. Disamping itu, mendengar dengan implan koklea juga membantu Gwen saat bersosialisasi dan berbincang dengan teman-temannya. Berikut adalah link dari video yang dibuat Gwen untuk memberikan gambaran apa saja yang bisa dicapai oleh seorang yang memiliki gangguan pendengaran: https://youtu.be/JYE4hH2RxWY https://www.facebook.com/gwendolyne.muljono/posts/1392719810745123
My favorite sound is
Gwen senang sekali mendengar music dan lagu dengan implan kokleanya. Dia selalu mendengarkan music dan lagu saat senggang dan saat mengerjakan PR. Musik telah merupakan bagian dari dirinya.
I chose AB because
Gwen merupakan orang pertama di Indonesia yang menggunakan implant AB. Dan kami memilih AB karena beberapa pemikiran: - Teknologi AB yang canggih dan terdepan, seperti clearvoice, waterproof, voice zoom. Dan yang lebih penting lagi adalah teknologi implan dalam yang masih bisa di upgrade dengan teknologi baru ke depannya, tanpa harus di implan ulang. - AB merupakan anak perusahaan dari Sonova Group, yang merupakan perusahaan terdepan dan terlama dalam teknologi pendengaran yaitu Phonak hearing.
I am a BEA Mentor because
Sebagai seorang ibu dari anak yang memiliki masalah gangguan pendengaran, saya dan keluarga pernah merasakan masa dimana kami tenggelam dalam kesedihan dan kehilangan harapan. Disaat itu, kami sangat terbantu dengan informasi dari orang tua lainnya yang telah melalui masa-masa sulit tersebut. Disamping itu, kami juga menemukan harapan kembali saat bertemu dengan anak-anak yang telah di intervensi dengan ABD ataupun implant koklea yang telah membuahkan hasil. Inilah yang membuat saya dan suami membangun Yayasan Indonesia Mendengar sejak tahun 2005 dengan tujuan untuk memberikan informasi, harapan dan juga solusi dari gangguan pendengaran tersebut. Selain itu, sebagai praktisi AVT di myCHILD, Gema Learning Center dan RS PIK, saya telah banyak membantu dan memberikan informasi-informasi penting kepada orang tua yang baru akan memulai perjalanan ini, dalam hal intervensi alat bantu mendengar, habilitasi dan juga stimulasi yang tepat untuk kesuksesan anak. Saya percaya setiap individu dengan gangguan pendengaran berhak mendapatkan KESEMPATAN untuk mendapatkan pendengaran dan memiliki kualitas hidup seperti individu tanpa gangguan pendengaran. Bergabung sebagai mentor BEA sejalan dengan apa yang telah saya lakukan selama hampir 2 dekade ini. Yaitu membantu & memberikan informasi yang paling up-to-date kepada keluarga dari individu dengan masalah gangguan pendengaran. Harapan saya melalui network BEA tersebut saya bisa membantu lebih banyak lagi keluarga dan anak-anaknya yang memiliki gangguan pendengaran, supaya mereka bisa mendapatkan informasi yang tepat sesuai dengan kebutuhan masing-masing dan mencapai kesuksesan dan meraih masa depan.
I can help cochlear implant candidates by
Dengan pengalaman saya menghadapi ibu dari anak yang memiliki gangguan pendengaran dan juga sebagai professional yang menangani individu dengan gangguan pendengaran selama hampir 2 dekade ini, saya akan terus berupaya untuk mendukung dengan memberikan informasi yang tepat & terdepan, terstruktur dan netral kepada para kandidat implant.